Motivasi


 You are SANGUINIS if… 

Kehadiran Anda selalu menghidupkan suasana. Pembawaan Anda riang gembira. Pandai berkata-kata dan suka menjadi pusat perhatian. Jiwa narsis Anda sangat kental, enggak heran foto di Facebook Anda selalu berganti setiap hari.
Positif:
Ramah pada orang lain, pandai bergaul, punya rasa humor yang hebat, penuh rasa ingin tahu, pandai menyemangati orang-orang di sekitarnya, tidak pernah kehabisan kata-kata, kreatif dan inovatif.
Negatif:
Moody, punya ingatan pendek, gampang terpengaruh kejadian di sekitar, dan menanggapinya dengan emosi meledak-ledak tanpa pikir panjang. Lebih mengedepankan perasaan daripada pikiran, dan bukan pengengar yang baik.

You are CHOLERIC if…

Aktif bergerak dan berjiwa ekstrovert, meski tak seekstrovert sanguinis. Dalam bertindak atau mengambil keputusan, tidak tergantung pada orang lain, bahkan seringnya malah membuat keputusan untuk orang lain.
Positif:
Berorientasi pada target, bisa melihat masalah secara luas, terorganisir, bergerak cepat bila dibutuhkan, dan tidak mudah patah semangat.
Negatif:
Tak mau disalahkan dan ingin selalu memegang kendali. Tak bisa menerima improvisasi apalagi perubahan mendadak. Seluruh waktu tersita untuk kerja, kurang personal sehingga terlihat kurang peka.

Your are MELANCHOLIC if…

Analitis, suka berkorban, perfeksionis, sekaligus punya awareness tinggi, sensitif, dan filosofis. Sangat menikmati keindahan karya seni melebihi orang lain. Introvert sekaligus ekstrovert. Perasaan anda mudah terpancing pada kegembiraan hidup dari orang di sekitar. Namun ada kalanya Anda berubah menjadi pemurung, depresi, dan menarik dari pergaulan.
Positif:
Berorientasi pada jadwal, gila pada detil, kreatif, ekonomis, problem solver andal, dan pendengar yang baik.
Negatif:
Memasang standar tinggi pada orang lain dan akan menganggap orang lain lemah kalau tidak bisa memenuhinya. Tidak mudah berteman karena sangat hati-hati, mudah tertekan dan suka menunda.

You are PHLEGMATIC if…

Pembawaan Anda tenang. Tidak suka pada hal-hal yang menggebu-gebu. Namun tetap dapat bergaul dengan baik, dan menjadi teman yang menyenangkan karena punya banyak informasi. Temperamen yang paling seimbang diantara yang lain.
Positif:
Sangat menjauhi hal-hal yang tidak menyenangkan, tidak mudah terhasut karena selalu melihat suatu peristiwa dari berbagai sudut.
Negatif:
Saking tenangnya perlu dipancing untuk bicara, terkesan lamban dan malas. Bagi yang belum mengenal Anda dengan baik, Anda sering dianggap sombong. Tidak tegas sehingga terlihat tidak berpendirian.

Note: Ini saya kutip dari majalah CHIC No.36. Sebenarnya ini berhubungan dengan karier, tapi saya ambil penjelasan tentang temperamennya aja. :-)

Pelajaran #1:
Jangan mencari penyembah-penyembah; tetapi carilah sahabat-sahabat sejati… Tidak semua teman diciptakan sama. Beberapa teman hanyalah penggemar. Mereka mengagumi Anda. Mereka menyanjung Anda. Mereka takut terhadap Anda. Mereka mengambil keuntungan dari Anda. Namun ketika Anda membutuhkan mereka, mereka tidak ada. 
Pilihlah sahabat sejati daripada penggemar. Ketika Anda mengalami kesulitan, mereka akan tetap berada di sisi Anda.. 

Pelajaran #2:
Cara terbaik untuk mencari seorang sahabat sejati adalah menjadi seorang sahabat sejati. Apakah Anda seorang sahabat sejati? Apakah Anda memberikan perhatian kepada orang lain? Apakah Anda menunjukkan kasih Anda terhadap mereka dengan cara yang tidak biasa? Investasi terbaik yang akan pernah Anda lakukan adalah dalam relasi Anda. Di situlah harta Anda berada.

Pelajaran #3:
Penggertak itu lemah. Hindari atau tentanglah, namun jangan pernah takut terhadap penggertak. Apakah Anda punya penggertak dalam hidup Anda? Anda akan selalu berhadapan dengan para penggertak. Mereka mengintimidasi orang. Mereka ingin Anda merasa takut terhadap mereka. Mereka memanipulasi Anda untuk mengikuti mereka. Tergantung situasi, Anda dapat menghindari atau menentang mereka. Namun jangan pernah takut terhadap mereka. Karena semua penggertak adalah palsu. Dengan paksaan, mereka menutupi kelemahan yang ada di dalam diri mereka. Tapi jauh di dalam, seorang penggertak adalah seorang anak rapuh yang memiliki banyak ketakutan.

Pelajaran #4:
Ketika seseorang tidak suka menjadi temanmu, biarkan saja dan tetaplah bersukacita. Hidup terlalu indah untuk disesali hanya karena penolakan seseorang. ‘Orang yang selalu ingin menyenangkan orang lain’ ingin menyenangkan setiap orang. Dan ketika seseorang menolak mereka, mereka akan tewas. Karena mereka memerlukan perasaan dibutuhkan. Ketika seseorang menolak mereka, mereka sangat terluka – dan membawa luka ini ke manapun mereka pergi dan membiarkan luka ini berdampak bagi hidup mereka selamanya. Apa yang dilakukan seorang yang dewasa ketika mereka mengalami penolakan? Mereka juga terluka sama seperti orang lain namun mereka tidak membawa luka itu terus-menerus. Mereka mengebaskan debu di kaki mereka dan terus maju. Mereka mencintai diri mereka. Mereka mencintai hidup.

Pelajaran #5:
Ketika seseorang marah terhadap Anda dengan cara yang tidak adil, kasihanilah orang itu. Ia akan menyakiti dirinya sendiri. Jangan mengasihani diri sendiri ketika Anda menerima kemarahan yang tidak adil. Ingatlah bahwa kemarahan yang tidak adil itu menghancurkan orang yang marah, bukan Anda. Kasihanilah orang itu.

Pelajaran #6:
Selalu bersikap baik dan ramah kepada setiap orang – entah dia itu seorang raja atau seorang pengemis. Setiap manusia yang Anda temui dalam hidup adalah anak-anak Tuhan. Entah ia duduk di atas tahta atau terbaring di lumpur, tak ada bedanya. Orang tersebut adalah keluarga Anda.

Pelajaran #7:
Takaran Anda yang sesungguhnya diukur dari keberanian, kearifan dan cinta Anda. Apakah Anda seorang yang besar? Ukurlah keberanian dan kearifan Anda. Dengan cara Anda mengasihi, Anda bisa tahu apakah Anda sudah dewasa dalam hidup atau tidak.

Semoga impian Anda menjadi kenyataan… !!!!

sumber: dari sebuah milis

Setiap orang punya perjalanan hidup yang berbeda-beda dan menerjemahkan perjalanan hidupnya pun tak akan sama kedalam petuah-petuah kata yang bermakna.

Demikian pula dengan sosok Bob Sadino yang ber-azzam untuk tidak membawa ilmu yang dimilikinya keliang kubur sebelum di ajarkan kepada anak bangsa ini.

Berikut tulisan-tulisan Beliau, semoga bermanfaat.

1. Terlalu Banyak Ide - Orang “pintar” biasanya banyak ide, bahkan mungkin telalu banyak ide, sehingga tidak satupun yang menjadi kenyataan. Sedangkan orang “bodoh” mungkin hanya punya satu ide dan satu itulah yang menjadi pilihan usahanya

2. Miskin Keberanian untuk memulai - Orang “bodoh” biasanya lebih berani dibanding orang “pintar”, kenapa ? Karena orang “bodoh”sering tidak berpikir panjang atau banyak pertimbangan. Dia nothing to lose. Sebaliknya, orang “pintar” telalu banyak pertimbangan.

3. Telalu Pandai Menganalisis - Sebagian besar orang “pintar”sangat pintar menganalisis. Setiap satu ide bisnis, dianalisis dengan sangat lengkap, mulai dari modal, untung rugi sampai break event point. Orang “bodoh” tidak pandai menganalisis, sehingga lebih cepat memulai usaha.

4. Ingin Cepat Sukses - Orang “Pintar” merasa mampu melakukan berbagai hal dengan kepintarannya termasuk mendapatkahn hasil dengan cepat. Sebaliknya, orang “bodoh” merasa dia harus melalui jalan panjang dan berliku sebelum mendapatkan hasil.

5. Tidak Berani Mimpi Besar - Orang “Pintar” berlogika sehingga bermimpi sesuatu yang secara logika bisa di capai. Orang “bodoh”tidak perduli dengan logika, yang penting dia bermimpi sesuatu, sangat besar, bahkan sesuatu yang tidak mungkin dicapai menurut orang lain.

6. Bisnis Butuh Pendidikan Tinggi - Orang “Pintar” menganggap, untuk berbisnis perlu tingkat pendidikan tertentu. Orang “Bodoh”berpikir, dia pun bisa berbisnis.

7. Berpikir Negatif Sebelum Memulai - Orang “Pintar” yang hebat dalam analisis, sangat mungkin berpikir negatif tentang sebuah bisnis, karena informasi yang berhasil dikumpulkannya sangat banyak. Sedangkan orang “bodoh” tidak sempat berpikir negatif karena harus segera berbisnis.

8. Maunya Dikerjakan Sendiri - Orang “Pintar” berpikir “aku pasti bisa mengerjakan semuanya”, sedangkan orang “bodoh” menganggap dirinya punya banyak keterbatasan, sehingga harus dibantu orang lain.

9. Miskin Pengetahuan Pemasaran dan Penjualan - Orang “Pintar”menganggap sudah mengetahui banyak hal, tapi seringkali melupakan penjualan. Orang “bodoh” berpikir simple, “yang penting produknya terjual”.

10. Tidak Fokus - Orang “Pintar” sering menganggap remeh kata Fokus. Buat dia, melakukan banyak hal lebih mengasyikkan. Sementara orang “bodoh” tidak punya kegiatan lain kecuali fokus pada bisnisnya.

11. Tidak Peduli Konsumen - Orang “Pintar” sering terlalu pede dengan kehebatannya. Dia merasa semuanya sudah Oke berkat kepintarannya sehingga mengabaikan suara konsumen. Orang “bodoh”?. Dia tahu konsumen seringkali lebih pintar darinya.

12. Abaikan Kualitas - Orang “bodoh” kadang-kadang saja mengabaikan kualitas karena memang tidak tahu, maka tinggal diberi tahu bahwa mengabaikan kualitas keliru. Sedangkan orang “pintar”sering mengabaikan kualitas, karena sok tahu.

13. Tidak Tuntas - Orang “Pintar” dengan mudah beralih dari satu bisnis ke bisnis yang lain karena punya banyak kemampuan dan peluang. Orang “bodoh” mau tidak mau harus menuntaskan satu bisnisnya saja.

14. Tidak Tahu Pioritas - Orang “Pintar” sering sok tahu dengan mengerjakan dan memutuskan banyak hal dalam waktu sekaligus, sehingga prioritas terabaikan. Orang “Bodoh” ? Yang paling mengancam bisnisnyalah yang akan dijadikan pioritas.

15. Kurang Kerja Keras dan Kerja Cerdas - Banyak orang “Bodoh”yang hanya mengandalkan semangat dan kerja keras plus sedikit kerja cerdas, menjadikannya sukses dalam berbisnis. Dilain sisi kebanyakan orang “Pintar” malas untuk berkerja keras dan sok cerdas,

16. Mencampuradukkan Keuangan - Seorang “pintar” sekalipun tetap berperilaku bodoh dengan dengan mencampuradukan keuangan pribadi dan perusahaan.

17. Mudah Menyerah - Orang “Pintar” merasa gengsi ketika gagal di satu bidang sehingga langsung beralih ke bidang lain, ketika menghadapi hambatan. Orang “Bodoh” seringkali tidak punya pilihan kecuali mengalahkan hambatan tersebut.

18. Melupakan Tuhan - Kebanyakan orang merasa sukses itu adalah hasil jarih payah diri sendiri, tanpa campur tangan “TUHAN”. Mengingat TUHAN adalah sebagai ibadah vertikal dan menolong sesama sebagai ibadah horizontal.

19. Melupakan Keluarga - Jadikanlah keluarga sebagai motivator dan supporter pada saat baru memulai menjalankan bisnis maupun ketika bisnis semakin meguras waktu dan tenaga.

20. Berperilaku Buruk - Setelah menjadi pengusaha sukses, maka seseorang akan menganggap dirinya sebagai seorang yang mandiri. Dia tidak lagi membutuhkan orang lain, karena sudah mampu berdiri diatas kakinya sendiri.

Sumber: Bob Sadino

PS: Thx a lot to mas Hery Irawan yang udah forward ini ke email saya :-)

Pernahkah temen-temen menghadapi penolakan prospek karena alasan sentimen kebangsaan ? Maksudnya misalnya seperti produk kita yang dari Swedia, lantas ada yang kurang sreg karena Swedia itu di Eropa, dan lain-lain, dan lain-lain. 

Jadi gini, menurut buku Mind Therapy for MLM (hehehe.. sorry lagi semangat membacanya nih..): Sentimen bangsa banyak diutarakan oleh golongan yang tidak bertanggung jawab. Mereka mencoba menghidupkan sentimen kesukuan dan kebangsaan. Jadi, Anda dapat menolak sentimen tersebut dengan cara sbb:

“Pernahkah anda melihat ada hadis atau ayat Al-Quran yang mengharamkan umat Islam atau Melayu berbisnis dengan orang Cina atau bangsa lain ? Nabi Muhammad saw mengadakan perdagangan dengan bangsa Yahudi dan kafir Quraisy. Berbisnis dengan bangsa lain dapat meningkatkan kembali daya beli. Selain itu, Anda dapat juga mempelajari ilmu mereka. Apakah Anda dapat berbisnis dengan pelanggan yang terbatas ? Maksudnya, hanya di kalangan pembeli bangsa Melayu ?”

Semoga bermanfaat ya !!!

Untuk Anda para dan calon Network Marketer, highlight berikut ini semoga bermanfaat:

1. Mengetahui sesuatu dan memahami segala sesuatu adalah lebih baik daripada mengetahui segala sesuatu, tetapi tidak memahami sesuatu.

2. Apa motivasi kita menjalankan bisnis ini ? Sekedar mencari tambahan penghasilan atau membangun bisnis besar ? MOTIVASI menentukan SIKAP dan KINERJA kita dalam bisnis ini.

3. Semua kemenangan berasal dari KEBERANIAN UNTUK MEMULAI.

4. KEBERHASILAN yang paling besar bagi seseorang adalah MEMBANTU orang lain untuk menjadi SUKSES.

5. Kalau Anda sedang merasa LELAH/KEHILANGAN SEMANGAT, segera KONSULTASI, dengan KASET, baca BUKU, dan HADIRI PERTEMUAN. Maka ANTUSIAS menjadi milik Anda!

6. PERJUANGAN, KEGAGALAN dan KESUKSESAN adalah satu paket yang tidak bisa dibeli terpisah. Jalani PERJUANGANNYA, BANGKIT dari kegagalannya dan MILIKI KESUKSESANNYA !

7. Kalau arus air dipertemukan dengan batu, arus air selalu menang. Bukan dengan kekuatan tetapi dengan KEGIGIHAN.

8. KESALAHAN TERBESAR yang selalu kita lakukan dalam hidup ini adalah selalu TAKUT MELAKUKAN KESALAHAN.

9. Banyak hal yang bisa menggagalkan Anda mewujudkan IMPIAN Anda. Setiap orang yang SUKSES juga mengalami itu, kalau mereka bisa melewati semuanya, Anda juga BISA melewatinya. Jangan menukarkan IMPIAN indah untuk orang-orang yang Anda cintai dengan KEPUTUSASAAN. Jangan berhenti, TERUS BERJUANG !

10. Sudah seberapa dalam jaringan Anda? Bingung kenapa jaringan Anda tidak mendalam? Lihat lagi kemampuan rekan kerja Anda. Apakah mereka sudah bisa presentasi, mengundang dan follow up dengan baik? Saya percaya, jika kita berdoa dan berusaha dengan maksimal, Tuhan pasti memberi jalan.

11. Berjanjilah pada diri sendiri untuk memikirkan HANYA yang TERBAIK, mengupayakan HANYA yang TERBAIK, dan mengharapkan HANYA yang TERBAIK agar tidak ada penyesalan di kemudian hari.

12. Sudahkah Anda menyusun impian dan rencana-rencana baru? Bekerja tanpa perencanaan bagaikan ‘KAPAL BERLAYAR TANPA ARAH’.

13. Ribuan buah jeruk berasal dari satu biji jeruk. Kalau saat ini Anda merasa masih mendapatkan sedikit hasil dari bisnis MLM, itu terjadi karena jaringan yang dibangun belum besar. Ibarat pohon jeruk, masih dalam tahap pertumbuhan dan belum berbuah. BERSABARLAH, TERUS LANJUTKAN dan FOKUS. TETAP SEMANGAT !

14. Kita tidak bisa mengontrol banyak perubahan yang terjadi dalam hidup kita tapi kita bisa melakukan PERSIAPAN yang TERBAIK. Jadi, perubahan apa pun yang terjadi, kita siap menghadapinya.

15. KOMITMEN merupakan janji yang harus dipegang teguh untuk mencapai cita-cita.

16. Tuhan tidak akan mengubah nasih manusia KECUALI ia sendiri yang mau mengubah nasibnya.

17. Ketika Anda telah meraih suatu tujuan, segera tetapkan tujuan yang baru. Dalam hidup tidak ada kata STAGNASI, yang ada hanya HIDUP dan MATI.

18. Banyak hal yang harus dilakukan, tetapi waktu yang tersedia sedemikian terbatas. Jadi TENTUKAN PRIORITAS kegiatan mana yang akan kita BAYAR dengan waktu yang kita miliki.

19. Daripada mengutuk kegelapan lebih baik ambil sebatang lilin dan nyalakan. Daripada meratapi keadaan lebih baik melakukan sesuatu untuk memperbaiki keadaan.

20. KETEKUNAN membuat yang mustahil menjadi MUNGKIN, yang MUNGKIN menjadi KEMUNGKINAN BESAR, dan KEMUNGKINAN BESAR menjadi KENYATAAN.

21. Mungkin kita tidak akan pernah memiliki kelebihan seperti yang dimiliki orang lain, tapi hal itu tidak boleh menjadi halangan untuk memperjuangkan impian kita!

22. Jika Anda menanam padi, rumput pasti ikut tumbuh, tetapi, jika Anda menanam rumput, jangan harap tumbuh padi.

23. Ingat! KESUKSESAN adalah benda mati. Karena itu jangan menunggu sukses untuk menghampiri kita. Kita yang harus berlari menuju kesuksesan itu!!!

24. Hambatan dan kesempatan, bedanya ada pada cara kita memandang. Selalu ada kesulitan dalam setiap kesempatan dan selalu ada kesempatan dalam setiap kesulitan.

25. Cinta adalah memberi kepada orang yang kita cintai. Memberi berarti kita yang berkorban, atau membayar harganya, dengan bekerja lebih, untuk bisa memberi LEBIH.

26. Memang KEBERHASILAN itu tidak mudah untuk didapatkan, tapi percayalah itu BISA ANDA WUJUDKAN dalam kehidupan Anda. SELAMAT MEWUJUDKAN!

27. Melebar adalah permulaan, kedalaman adalah kestabilan.

28. Awali hari Anda dengan antusias dan pertahankan antusias itu, maka hari yang indah berada di depan Anda.

29. Banyak alasan yang bisa kita berikan untuk sebuah kegagalan, tapi hanya satu alasan untuk BERHASIL yaitu TIDAK ADA ALASAN. Maju terus dan RAIH KEBERHASILAN ANDA.

30. Hak istimewa manusia adalah HAK MEMILIH. Kita bebas memilih tetapi harus mempertanggungjawabkan setiap pilihan kita. Mari MEMILIH untuk SUKSES walaupun untuk itu kita harus membayar harganya berupa KERJA KERAS yang disertai dengan KERJA CERDIK dari setiap WAKTU yang kita miliki. SELAMAT MEMILIH !!!

31. Ingatlah bahwa Tuhan tidak selalu mengabulkan apa yang kita minta, tapi selalu memberi apa yang kita BUTUHKAN. Sudahkah Anda membawa bisnis ini dalam doa Anda ?

Saya kutip dari buku The Secret Book of MLM. Pesan terakhirnya sbb:

Kami tidak meminta Anda untuk mempercayai tetapi kami ingin Anda menikmati/mendapatkan pendapatan yang LUAR BIASA besar dari bisnis Multilevel Marketing.

Jangan hanya percaya, jangan hanya setuju, tetapi LAKUKAN! Dengan hanya percaya dan setuju tidak akan membuat Anda memiliki sebuah bisnis yang luar biasa ini dengan hasil yang juga LUAR BIASA.

Bekerja dalam sebuah tim tentu membutuhkan keterampilan dan seni. Anda tak cukup menjadi pemain bintang dan bersinar sendirian. Mau dan mampu bekerjasama, itu intinya.

Bila Anda harus bekerja dalam sebuah kelompok, mau tak mau Anda harus memiliki keterampilan ini. Tanpa keterampilan itu, hidup Anda akan sulit. Jangankan mencapai posisi puncak, untuk bertahan saja sulitnya bukan main.

Sebenarnya, siapa saja bisa menjadi seorang team player yang baik dan sukses. Asal Anda mau mengembangkan hal berikut:

1. Pahami misi dan visi kelompok

Pada hakikatnya, visi adalah tujuan yang akan dicapai di masa mendatang dan misi merupakan cara atau jalan yang harus ditempuh untuk mencapai visi yang telah ditentukan. Ketika menjadi bagian dari sebuah tim kerja, berarti Anda telah berkomitmen dengan kelompok tersebut. Dengan begitu, tentu Anda harus memahami apa yang menjadi visi kelompok, agar Anda tahu bentuk kontribusi seperti apa yang bisa Anda berikan untuk membantu mencapai tujuan kelompok.

2. Kenali anggota tim

Mengenal anggota tim adalah salah satu faktor penting dalam teamwork. Anda perlu tahu dengan orang macam apa Anda berhubungan kerja. Jangan terfokus pada hal-hal yang sifatnya pribadi ya. Anda tak perlu kok sampai mencari tahu seberapa jumlah pacar tak resmi si anu. Atau apa makanan favoritnya. Hal yang perlu dipahami adalah perkara seperti siapa orang-orang yang berada dalam garis koordinasi yang sama, atau siapa saja orang yang memiliki pengaruh dalam kelompok. Dengan merekalah Anda akan saling membantu untuk mencari tujuan kelompok. Pelajari juga hal-hal yang berkaitan dengan alur kerja dan ritme kelompok. Ini akan sangat memudahkan Anda bekerja.

3. Keterampilan komunikasi

Keterampilan ini sangat dibutuhkan untuk bekerja dalam sebuah tim. Komunikasi yang baik diperlukan untuk melakukan koordinasi, pertukaran gagasan dan untuk bersosialisasi tentunya. Jangan samakan pandai berkomunikasi dengan pintar ngomong ya. Bentuk komunikasi tidak melulu bersifat verbal. Anda bisa saja menyampaikan gagasan dalam bentuk visual atau mengembangkan komunikasi yang baik dengan dukungan gestural. Penting juga memahami cara kelompok berkomunikasi. Termasuk cara bercanda di dalam kelompok. Anda tentu enggak mau dianggap ‘autis’ atau ‘tulalit’ karena enggak paham bahasa ‘pergaulan’ dalam kelompok.

4. Punya tenggang rasa

Kemampuan dan kemauan bersikap toleran akan sangat menolong hidup Anda dalam kelompok. Anda perlu belajar untuk tidak self oriented, bisa menghargai pendapat orang lain dan menunjukkan sikap empati atau simpati sesuai porsinya. Dalam sebuah tim, mencapai tujuan kelompok adalah hal yang utama. Sehebat apapun kualitas pribadi Anda tak ada artinya bila Anda tidak mendapatkan dukungan dari anggota tim lainnya.

5. Menunjukkan kompetensi

Bekerja dalam tim tent memiliki tantangan tersendiri. Salah satu tantangannya adalah, Anda harus pintar bekerjasama tetapi tetap perlu menonjolkan kemampuan personal. Karena dengan begitu Anda bisa memberikan kontribusi yang maksimal untuk tim. Selain itu, atasan Anda tentu tak hanya memperhatikan hasil akhir sebuah teamwork saja, namun produktivitas setiap orang akan menjadi penilaian tersendiri. Disinilah saatnya Anda berusaha menghasilkan sesuatu yang lebih baik dari rekan kerja lainnya.

Nah, tidak sulit kan untuk bekerjasama dan meraih sukses dalam teamwork. Selamat mencoba ya !

Sumber: CHIC No.14 edisi 2-16 Juli 2008

Mengejar kesuksesan dan kebahagiaan dengan berpikir positif saja memang bisa berhasil. Namun, hasilnya akan lebih optimal jika kita menggunakan perasaan positif dan menyelaraskannya dengan pikiran positif.
Begitu kutipan tentang positif feeling yang ditulis Erbe Sentanu dalam buku Quantum Ikhlas yang populer itu. Anda ingin tahu kebenarannya? Coba renungkan lagi! Berapa banyak keinginan yang tercapai ketika perasaan Anda berada pada posisi positif alias ikhlas? Sebaliknya, ketika perasaan Anda negatif alias dipenuhi nafsu dan emosi apa yang yang Anda rasakan? Makin jauh dari ‘kemudahan’? Yup, benar sekali, itu pula yang saya rasakan.

Mengapa bisa begitu? Bayangkan ketika kita berada di zona nafsu. Kita selalu diliputi rasa cemas, takut, dan penuh amarah. Alhasil, kita seperti kehabisan tenaga. Semangat pun tak banyak tersisa karena zona ini memang diselimuti energi rendah.

Sementara ketika hati kita terasa lapang dan ikhlas (positive feeling), kita akan merasa penuh tenaga. Karena memang energi yang menyelimuti zona ikhlas adalah berbagai perasaan positif yang berenergi tinggi seperti rasa syukur, sabar, fokus, tenang dan happy.

Nah, perasaan-perasaan ini juga yang menjadi sistem navigasi hati kita. Sistem yang memberitahu kita untuk selalu berada di ‘jalan benar’ menuju tujuan. Masalahnya, bagaimana agar kita selalu merasakan positive feeling? Ini rahasianya.

1. Don’t be too serious

Anda ingat bagaimana menjalani hari-hari ketika kepala penuh dengan hal-hal serius? Segala sesuatu pasti akan terasa sulit dicapai.

Sekarang coba geser keseriusan di kepala Anda menjadi keasyikan di hati. Cukup tarik napas dalam, embuskan perlahan. Lalu, tekan tombol rileks di kelapa, senyum di wajah dan tenang di hati. Rasakan perlahan segala urusan menjadi begitu lancar dan penuh kemudahan.

2. Operasikan pikiran dengan sengaja

Untuk menjadi sukses, kaya atau bahagia, kita memang harus menciptakan pikiran yang membuat kita merasakan hal-hal tersebut. Kalimat “Saya ingin bahagia” atau “Saya ingin sukses” sebaiknya kita ubah menjadi “Saya sudah merasa bahagia” atau “Saya sudah merasa sukses (dengan semua yang kita punya)”.
Memang agak sulit dilakukan. Pasalnya, kebanyakan orang belum terbiasa untuk merasa puas dengan apa yang mereka punya. Namun karena ini masalah kebiasaan, Anda hanya perlu berlatih. Seperti olahraga untuk membangun otot dan hormon yang sehat, pikiran positif pun perlu dilatih dengan teratur.

3. Fokus tapi damai

Salah satu sebab kita mudah terbawa ke zona perasaan negatif adalah terlalu sering memaksa atau menuntut banyak dari diri kita sendiri. Kita memaksakan diri terus bekerja hingga energi habis. Padahal, kita hanya punya satu badan, dua tangan, dan dua kaki. Setelah lelah mendera, kita juga masih berharap bisa bersikap riang dan menyenangkan orang lain.

Nah, ketika tenaga habis sementara pekerjaan masih menumpuk, ingat saja aturan ini. Berbahagialah, apa pun situasinya dan izinkan diri Anda beristirahat selama 1 jam, 2 jam, 5 jam, atau bahkan 1 hari bila perlu. Setelah tubuh terasa segar, perasaan pun akan kembali positif. Anda bisa bekerja lagi dengan hasil yang optimal.

4. Setel perasaan positif

Ini latihannya. Coba perhatikan sebuah objek yang menyenangkan di sekitar Anda (bisa barang, orang atau situasi). Rasakan benar-benar selama 2-3 menit betapa beruntungnya Anda memiliki objek itu. Betapa bagus dan bermanfaatnya objek itu bagi Anda. Rasakan perubahan perasaan Anda. Pasti menjadi lebih enak dan positif.

Lalu, pindahkan perhatian Anda pada objek lain dan lakukan hal yang sama. Lakukan sepanjang hari dan jagalah perasaan enak ini selama mungkin sambil menjalankan aktivitas Anda. Semakin sering Anda melatih perasaan positif ini, semakin berkurang perasaan tidak enak yang biasanya sering menekan di hati.

5. Selaraskan pikiran dengan perasaan

Jika kehendak hati tidak sinkron dengan kehendak pikiran, apa yang terjadi? Biasanya yang muncul adalah keraguan. Pasti Anda pernah merasa ingin langsing, tapi sulit menahan godaan makanan berlemak.
Ketika Anda menginginkan sesuatu tapi terbersit semacam keraguan, ini sama saja Anda menyabotase harapan untuk mencapai sesuatu tersebut. Disinilah Anda perlu berlatih untuk menyelaraskan pikiran dengan perasaan.

Caranya, ubah kalimat “Saya ingin langsing” yang terasa kaku dengan “Rasanya lebih enak ya, kalau saya langsing” yang terasa lebih sejuk di hati.

Nah, mulai sekarang prioritaskan diri Anda untuk merasa positif sebelum melakukan apa saja. Dengan positif feeling ini, sukses dan kebahagiaan hanya tinggal masalah waktu.

Sumber: CHIC No.14, 2-16 Juli 2008